Bunga Edelweiss
Bunga Duka Cita - Salah satu bunga yang amat familiar bagi para pengagum pendaki gunung, apa kembali terkecuali bukan Edelweiss. Edelweiss ini hanya tumbuh disekitar pegunungan dengan ketinggian kurang lebih 3000 mdpl. Oleh dikarenakan itu bunga ini hanya mampu ditemukan di puncak gunung saja.
Edelweiss adalah tanaman berbunga dan bunga inilah yang kerap kali menjadi incaran untuk dikoleksi. Dan kerap kali juga dijuluki sebagai bunga abadi dikarenakan bunga yang dihasilkan mampu bertahan lama.
Sebenarnya bunga Edelweiss yang abadi itu merujuk pada bunga everlasting flower yang berasal berasal dari tanaman Leontopodium, sebuah tanaman yang hanya tumbuh di pegunungan Alpen. Sementara bunga Edelweiss yang kerap kali ditemukan adalah Anaphali javanica, atau Edelweiss jawa.
Bunga Edelweiss jawa juga sebagai tanaman endemik yang banyak ditemukan di area pegunungan di Jawa, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Lombok. Meski area penyebarannya lumayan banyak, bakal namun bunga Edelweiss ini terasa mengalami kelangkaan. Bahkan di lokasi gunung Bromo, tengger Jawa Timur, bunga Edelweiss ini telah dianggap punah.
Akan namun tetap tersedia orang-orang yang peduli dengan kelestarian bunga edeleweiss ini, dengan menyebabkan program konservasi. Diantaranya adalah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yang menyebabkan pelarangan memetik Edelweiss. Selain itu tersedia juga di Dataran Tinggi Dieng yang memulai program budi kekuatan Edelweiss oleh para petani sekitar.
Edelweiss mampu ditemukan di area pegunungan terutama di puncak gunung yang memiliki area terbuka. Edelweiss tumbuh optimal dengan sinar matahari segera secara penuh. Meski mampu raih ketinggian 8 meter, kebanyakan Edelweiss ini hanya tumbuh tidak lebih berasal dari 1 meter saja.
Sementara untuk bunganya sendiri, Edelweiss memiliki bunga berwarna putih kekuning-kuningan. Memiliki warna yang kontras dengan daunnya yang berwarna hijau kusam. Edelweiss bakal berbunga pada kurang lebih bulan April sampai Agustus, dengan puncaknya pada bulan Juli dan Agustus.

0 Response to "Bunga Edelweiss"
Post a Comment